Pada penderita diabetes, hipoglikemia telah diklasifikasikan sebagai “asimtomatik” atau “biokimia”, yang sangat umum, dan “bergejala” atau “berat”, yang memerlukan bantuan individu lain. Gejala hipoglikemia mungkin istimewa, tetapi individu sering belajar mengenali gejala unik mereka.
Apa klasifikasi hipoglikemia?
Hipoglikemia dapat diklasifikasikan sebagai puasa, reaktif, sembunyi-sembunyi, atau artifaktual Beberapa penyebab hipoglikemia unik untuk bayi dan anak-anak. Penyakit yang mendasari seperti penyakit hati, penyakit endokrin, atau penyakit ginjal dapat didiagnosis dengan temuan fisik yang khas dan tes laboratorium.
Bagaimana ciri-ciri hipoglikemia?
Hipoglikemia ditandai dengan penurunan konsentrasi glukosa plasma ke tingkat yang dapat menyebabkan gejala atau tanda seperti perubahan status mental dan/atau stimulasi sistem saraf simpatik. Kondisi ini biasanya muncul dari kelainan pada mekanisme yang terlibat dalam homeostasis glukosa.
Apa yang dimaksud dengan hiperglikemia?
Apa itu hiperglikemia? Hiperglikemia, istilah untuk mengekspresikan gula darah tinggi, telah didefinisikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia sebagai: Kadar glukosa darah lebih besar dari 7,0 mmol/L (126 mg/dl) saat berpuasa. Kadar glukosa darah lebih besar dari 11,0 mmol/L (200 mg/dl) 2 jam setelah makan.
Apakah hipoglikemia diabetes tipe 1 atau tipe 2?
Hipoglikemia paling sering terjadi pada orang yang menggunakan insulin, seperti mereka yang diabetes tipe 1. Namun, penderita diabetes tipe 2 juga semakin banyak menggunakan insulin, yang berarti prevalensi hipoglikemia di antara kelompok ini mungkin meningkat.